Postingan

PTM Terbatas Jauh Lebih Efektif?

PTM Terbatas Jauh Lebih Efektif? Penulis : Tania Nur Andini Pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Wajar saja jika pandemi ini memberikan banyak perubahan baru terhadap sistem kehidupan dalam berbagai sektor. Baik sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi turut merasakan dampaknya. Perlu diketahui jika sektor pendidikan sebagai investasi penting untuk manusia dan ekonomi Indonesia di masa depan. Sudah jelas bahwa penyebaran Covid-19 memberikan dampak besar bagi pendidikan di Indonesia. Menteri Pendidikan melalui Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19), menghendaki agar seluruh peserta didik bisa mendapatkan layanan pendidikan yang optimal namun tetap mengutamakan protokol kesehatan guna memutus rantai Covid-19 semaksimal mungkin. Diterapkannya berbagai peraturan baru dan pembatasan membuat kegiatan pembelajaran di sekolah berubah menjadi pembelajaran jarak jauh atau yang bisa disebut PJJ. Berawal d...

Utamakan Hak Korban Kekerasan Seksual

Penulis : Tania Nur Andini Baru-baru ini ada kasus dugaan pelecehan seksual di Universitas Riau. Kasus tersebut menambah kasus kekerasan seksual di Indonesia khususnya di dunia pendidikan. Sepanjang tahun 2015-2020 Komnas Perempuan menerima 27% aduan kasus kekerasan seksual terjadi di perguruan tinggi. Kekerasan seksual bukan hal yang bisa dikesampingkan karena lambat laun bisa saja menjadi budaya. Pertanyaannya, apakah kita bisa tinggal diam disaat korban kekerasan seksual khususnya mahasiswa tidak memiliki kepastian hukum? Hal itulah yang mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi mengesahkan Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 karena dirasa p ercuma meningkatkan kualitas pendidikan jika mahasiswa tidak merasa aman. Isu kekerasan seksual kerap kali membuat hak korban tidak diutamakan dan berakhir tanpa adanya penyelesaian karena tidak adanya kepastian hukum. Berdasarkan survei Kemendikbudristek pada 2020, sebanyak 77% dosen menyatakan ...

Dermaga Terakhir

Penulis             : Tania Nur Andini Kelas               : XII IPA 3   Kala itu, tanggal 27 September 2018 Jumrad mempersiapkan barang-barang yang akan dibawanya ke Kota Palu. Ia akan berangkat bersama dengan ketiga rekan yang dipilihnya. Setelahnya, ia berkumpul dengan kedua orang tuanya di ruang keluarga. Perbincangan hangat di antara Jumrad dan keluarganya mengisi kedinginan dan kesunyian di saat gemericik air hujan kian terdengar. “Besok Jumrad berangkat ke Palu, doakan semua urusan di sana lancar dan bisa kembali lagi dengan selamat ya, Pak, Bu,” ujar Jumrad. “Iya Bang, semoga dilancarkan segala urusannya dan bisa kumpul kembali seperti sekarang,” jawab Ibu seraya mengelus puncak kepala Jumrad. “Jangan lupa periksa kembali barang bawaanmu Bang,” ujar Bapak. “Iya Pak, kalau begitu Jumrad ke kamar dulu sekalian mau menghubungi Bayu.” Lalu, Jumrad be...